Cabuli Janda Muda, Oknum Lurah di Seluma Terancam Sanksi

SELUMA – Jika terbukti, oknum lurah di Kabupaten Seluma yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita inisial AA, warga Kelurahan Padang Rambun Kecamatan Seluma Selatan terancam sanksi tegas.

“Kita klarifikasi dulu dengan yang bersangkutan, terkait kebenarannya. Kalau terbukti nanti sanksi-sanksi kepegawaian akan kita terapkan,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seluma Elian Suandi, Selasa, 30 Maret 2021.

Untuk itu, pihaknya segera melakukan pemanggilan terhadap oknum lurah tersebut.

“Kalau laporan kita belum terima, tapi kita tahu dari media bahwa ada oknum lurah yang diduga melakukan pencabulan. Nanti akan kita panggil, tapi pemangilan secara kedinasan atau pribadi nanti saya koordinasi dulu,”

“Kemarin sudah sempat akan disurati, tapi saya belum konfirmasi dengan bidangnya, nanti saya akan koordinasi lagi dan secepatnya akan kita panggil,” tandas Elian.

Diberitakan sebelumnya, kabar mengenai dugaan tindakan cabul ini diketahui berdasarkan pengaduan warga yang dilaporkan ke nomor hotline pengaduan Pemkab Seluma.

Menurut penuturan korban yang berstatus janda muda ini, dugaan pelecehan ini bermula saat dirinya akan mengurus surat keterangan pernah menikah ke kantor lurah pada 18 Februari 2021 lalu. Setelah dilayani oleh staf, korban diajak masuk ke ruang kerja lurah. Di dalam ruangan lurah inilah korban mendapatkan perbuatan tidak senonoh.

“Saya disuruh masuk ke ruangan, saya duduk, kemudian pintu ditutup sama dia (oknum lurah), sudah itu dia pindah duduk di sebelah saya dan pegang tangan saya, saya ingin teriak tapi takut dan cemas, saya seperti dikunci tidak bisa ngomong,” tuturnya sembari menangis, Kamis, 25 Maret 2021.

Lanjut korban, karena dirinya tak kunjung pulang dari kantor lurah tersebut akhirnya ibunya menjemput, setelah sampai di rumah barulah korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

“Karena saya lama, ibu saya nyusul dan nanya ke staf, sepertinya lurah ini dengar suara ibu saya, dan akhirnya dia buka pintu dan saya keluar. Saya datang itu sekitar pukul 9 pagi dan baru keluar dari ruangan sekitar pukul 11 lewat, saya mau lapor tapi saya dengar-dengar dari orang itu tidak ada buktinya, jadi tidak berani melapor,” ungkapnya.

Akibat dari kejadian itu korban mengalami trauma yang mendalam, begitu juga kedua orang tuanya. Bahkan ayah korban meminta agar oknum lurah tersebut diberi sanksi atas perbuatannya.

“Saya minta pemda segera bertindak, karena saya sudah tidak terima, dan jangan sampai saya emosi melakukan tindakan yang tidak diinginkan,” kesal ayah korban.

Berdasarkan penelusuran media ini, aksi cabul oknum lurah tidak hanya sekali tapi juga ada korban lain.

“Kalau sedang salaman itu suka berlebihan megang tangannya, itu kalau yang saya alami, tetapi kalau korban lain ada yang sampai lebih lagi,” kata seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, oknum lurah membantah kabar tersebut.

“Tidak ada itu mas, demi Allah tidak ada,” pungkasnya. (Bencool/Tomi)

Terbaru

Warga Seluma Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

SELUMA - Warga Desa Tanjung Seluai Kecamatan Seluma Selatan Muhammad (52) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam rumahnya, Rabu, 26 Januari 2022. Jenazah Muhammad pertama kali ditemukan oleh Dullah yang tak lain adalah tetangganya...

Makmurkan Masjid, Erwin Kirim 12 Dai ke 4 Kecamatan

SELUMA - Bupati Seluma Erwin Octavian melepas 12 dai dari Dewan Dakwah Islamiah Provinsi Bengkulu menuju desa-desa di Kecamatan Seluma Utara, Ilir Talo, Semidang Alas, dan Semidang Alas Maras, Rabu, 26 Januari 2022. Hal ini...

Pilkades Serentak 9 Juni, Calon Kades Wajib Vaksin Dua

SELUMA - Pemkab Seluma menetapkan Pilkades Serentak di 37 desa se-Kabupaten Seluma diselenggarakan pada 9 Juni 2022 mendatang. Tak hanya itu, juga diputuskan bahwa calon kades wajib sudah vaksin dosis kedua, sementara pemilih minimal...

Related Articles

Warga Seluma Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

SELUMA - Warga Desa Tanjung Seluai Kecamatan Seluma Selatan Muhammad (52) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam rumahnya, Rabu, 26 Januari 2022. Jenazah Muhammad pertama kali ditemukan oleh Dullah yang tak lain adalah tetangganya...

Makmurkan Masjid, Erwin Kirim 12 Dai ke 4 Kecamatan

SELUMA - Bupati Seluma Erwin Octavian melepas 12 dai dari Dewan Dakwah Islamiah Provinsi Bengkulu menuju desa-desa di Kecamatan Seluma Utara, Ilir Talo, Semidang Alas, dan Semidang Alas Maras, Rabu, 26 Januari 2022. Hal ini...

Pilkades Serentak 9 Juni, Calon Kades Wajib Vaksin Dua

SELUMA - Pemkab Seluma menetapkan Pilkades Serentak di 37 desa se-Kabupaten Seluma diselenggarakan pada 9 Juni 2022 mendatang. Tak hanya itu, juga diputuskan bahwa calon kades wajib sudah vaksin dosis kedua, sementara pemilih minimal...