DPRD Provinsi Bengkulu Sepakat Tunda Pengesahan Raperda RTRW

BENGKULU – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Perda Provinsi Bengkulu Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bengkulu Tahun 2012-2032 ditunda untuk disahkan oleh Dewan Provinsi Bengkulu, Jumat (30/4).

Hal itu diketahui saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu yang beragendakan Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Raperda RTRW serta dilanjutkan Pengambilan Keputusan dan Penandatanganan Keputusan Bersama, namun akhirnya urung dilaksanakan.

Penundaan untuk pengesahan Raperda tersebut menurut fraksi-fraksi karena Raperda itu masih banyak kekurangannya dan masih perlu dibahas lebih mendalam lagi oleh Panitia Khusus.

Selain itu, fraksi menyoroti soal usulan perubahan peruntukan kawasan hutan yang saat ini masih menunggu hasil keputusan dari Keadvmenterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenlhk).

“Ditunda karena masih menunggu hasil evaluasi dari Kemenlhk tentang perubahan peruntukan kawasan hutan. Pada prinsipnya kami sepakat untuk menunda pengesahan Raperda RTRW 2012-2032,” sebut Ketua Fraksi PNI Usin Abdisyah Sembiring, di Ruang Rapat Paripurna.

Menanggapi hal itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut mengatakan untuk menerima apapun keputusan dari DPRD Provinsi Bengkulu selagi hal itu dipandang berguna dan bermanfaat bagi kemajuan pembangunan Provinsi Bengkulu kedepannya.

“Memang ada penundaan pengesahan dari DPRD, ya kita ikuti saja dulu. Karena memang pembahasannya perlu lebih intensif lagi,” kata Gubernur Rohidin, usai mengikuti Rapat Paripurna.

Diakuinya, pembahasan RTRW ini memang sudah lama sejak beberapa tahun lalu, sehingga Panitia Khusus perlu membahas lebih mendalam lagi dari segi regulasi maupun dari segi pemanfaatan ruang.

Namun di sisi lainnya, jelas Gubernur, perubahan status peruntukan kawasan hutan itu tidaklah mempengaruhi Tata Ruang Wilayah hanya mengakomodir nomenklatur saja.

“Usulan perubahan status kawasan itu bisa kapan saja sesuai kebutuhan daerah dan tidak merubah Tata Ruang Wilayah. Namun DPRD lebih fokus ke arah itu, ya kita ikuti saja,” ujarnya. (ADV)

Terbaru

Dukung Program Pemerintah, Elisa Ermasari Bagikan Paket Sembako di Kampung KB

BENGKULU - Elisa Ermasari Putri Meriani Pengusaha Muda dan Sukses di Provinsi Bengkulu ini kembali melakukan aksi sosial. Kali ini Perempuan Mudah Berparas Cantik tersebut membagikan puluhan Paket Sembako di RT 5 RW 2...

Kunjungi PWI, Ini Pesan Kapolres Seluma

SELUMA - Kepala Kepolisian Resor Seluma AKBP Arif Eko Prasetyo, S. Ik, M.H melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Seluma. Kamis 26 Januari 2023. Disampaikan Kapolres Seluma kujungan tersebut untuk memperkuat...

Sertifikat Terbit, Kabupaten Seluma Segera Miliki Markas Brimob

SELUMA - Rencana pendirian Markas Brimob di lahan seluas 23,6 Hektar yang merupakan Ex Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bengkulu yang terletak di Desa Talang Kebun Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma akan segera terealisasi. Hal...

Related Articles

Dukung Program Pemerintah, Elisa Ermasari Bagikan Paket Sembako di Kampung KB

BENGKULU - Elisa Ermasari Putri Meriani Pengusaha Muda dan Sukses di Provinsi Bengkulu ini kembali melakukan aksi sosial. Kali ini Perempuan Mudah Berparas Cantik tersebut membagikan puluhan Paket Sembako di RT 5 RW 2...

Elisa Mengaku Termotivasi Dengan Karir Erick Thohir

Bengkulu - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, tiba di Kota Bengkulu dalam rangka Kunjungan Kerja ke Provinsi Bengkulu. Selasa 24 Januari 2023. Kunjungan Menteri tersebut menarik perhatian bagi berbagai pihak, selain memang...

Peduli Korban Banjir, Elisa Ermasari Bagikan Sembako

Bengkulu - Peduli Terhadap Warga Kota Bengkulu yang terkena musibah banjir, Elisa Ermasari Meriani membagikan ratusan paket Sembako kepada warga yang terdampak banjir di beberapa titik yang tersebar di seputaran Kota Bengkulu. Selasa 24...