Dualisme Perangkat Desa di SAM Berlanjut ke PTUN

SELUMA – Polemik dualisme perangkat desa di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), yakni Desa Ujung Padang dan Padang Kelapo tengah bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu. Demikian disampaikan Hartanto, kuasa hukum perangkat desa yang baru atau versi kades.

Tak hanya itu, Hartanto juga mengatakan, akan melakukan upaya lain guna memastikan kedudukan perangkat desa yang baru. Sebab pengangkatannya dinilai telah sesuai dengan perda, perbup, dan peraturan yang ada.

“Saya pastikan selain proses di PTUN saat ini, kami akan mengupayakan proses lain, kami akan menempuh jalur hukum lain, karena mereka ini sah secara hukum dan mengikuti proses seleksi yang sah,” kata Hartanto.

Sebelumnya, lima orang perangkat desa baru dari dua desa yang tengah berpolemik menyambangi kantor Bupati Seluma guna mempertanyakan kedudukan perangkat desa. Mereka meminta bupati tidak membayarkan gaji perangkat desa lama yang telah diaktifkan kembali, karena masih berproses di PTUN.

“Mereka perangkat yang baru ini sudah diangkat sesuai dengan prosedur, sesuai dengan undang-undang, dan sah secara hukum. Sekarang ini mereka belum diberhentikan dan ini sedang dilakukan upaya hukum di pengadilan. Sebelum inkrah seharusnya jangan dulu mengambil keputusan, karena kami dapat kabar bahwa siltap akan diberikan ke perangkat yang lama,” ujar Hartanto.

Menurutnya salah jika siltap atau gaji diberikan ke perangkat desa yang lama, karena kedua perangkat desa ini sama-sama diakui secara hukum.

“Mereka sudah bekerja sejak Maret 2020 sesuai SK, tapi mereka tidak menerima gaji, dan kami mendapat kabar bahwa gaji akan diberikan kepada perangkat desa lama. Itu tidak adil,” tandas Hartanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Seluma Gustianto menegaskan tidak ada dualisme perangkat desa di dua tersebut. Pasalnya, pengangkatan perangkat desa baru oleh kades tidak bisa diakui secara hukum.

“Jadi perangkat desa yang lama itukan aktif lagi, bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka tidak bisa diberhentikan secara sepihak tanpa alasan, kecuali meninggal dunia, mengundurkan diri, dan tersandung hukum,” tegasnya. (Bencool/Tomi)

Terbaru

Seluma Beragama, Erwin Bagikan Al-qur’an

SELUMA - Untuk mendukung program Seluma Beragama dan Berbudaya, Pemerintah Kabupaten Seluma membagikan 100 Al-Qur’an untuk 12 pondok pesantren dan penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Seluma. Bupati Seluma Erwin Octavian mengatakan kegiatan pembagian Al-Quran untuk pondok...

Dalam Bulan ini, Bedah Rumah Korban Kebakaran di BP II Ditargetkan Rampung

SELUMA - Rumah Warga Desa Bukit Peninjauan (BP) II Kecamatan Sukaraja ditargetkan rampung dalam bulan ini juga (September 2022). Ibu Leha (65) dan Pak Asep (36) merupakan korban kebakaran yang menghabiskan kediaman tempat salah satunya...

Kumpulkan Camat, Erwin Minta Tanggap Bencana

SELUMA - Hujan yang menguyur Kabupaten Seluma selama kurang lebih 12 jam mengakibatkan beberapa Daerah di Kabupaten Seluma terdampak banjir dan tanah longsor. Untuk itu Bupati Seluma Erwin Octavian memerintahkan Camat Se-kabupaten Seluma dan Dinas...

Related Articles

Seluma Beragama, Erwin Bagikan Al-qur’an

SELUMA - Untuk mendukung program Seluma Beragama dan Berbudaya, Pemerintah Kabupaten Seluma membagikan 100 Al-Qur’an untuk 12 pondok pesantren dan penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Seluma. Bupati Seluma Erwin Octavian mengatakan kegiatan pembagian Al-Quran untuk pondok...

Dalam Bulan ini, Bedah Rumah Korban Kebakaran di BP II Ditargetkan Rampung

SELUMA - Rumah Warga Desa Bukit Peninjauan (BP) II Kecamatan Sukaraja ditargetkan rampung dalam bulan ini juga (September 2022). Ibu Leha (65) dan Pak Asep (36) merupakan korban kebakaran yang menghabiskan kediaman tempat salah satunya...

Kumpulkan Camat, Erwin Minta Tanggap Bencana

SELUMA - Hujan yang menguyur Kabupaten Seluma selama kurang lebih 12 jam mengakibatkan beberapa Daerah di Kabupaten Seluma terdampak banjir dan tanah longsor. Untuk itu Bupati Seluma Erwin Octavian memerintahkan Camat Se-kabupaten Seluma dan Dinas...