Hearing ke Dewan, Apkasindo Persoalkan Replanting Sawit

BENGKULU – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Bengkulu, Senin (28/6/2021) hearing bersama anggota Dewan Provinsi Bengkulu.

Perwakilan Apkasindo langsung diterima anggota dewan provinsi, di antaranya Usin Abdisyah Putra Sembiring, Jonaidi, dan Dempo Xler.

Dikatakan Ketua DPW Apkasindo Bengkulu, A. Jakpar, pihaknya dengan mitra strategis Dinas Pertanian di Bidang Perkebunan selama ini telah bersinergi dengan baik.

Namun, dalam hal Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau Replanting sawit di Bengkulu yang bersumber dari dana BPDPKS saat ini telah memunculkan masalah besar.

“Kami sebagai mitra strategis, oleh pihak terkait tidak pernah diajak duduk bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, PSR yang bersumber dari BPDPKS tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada Standar Operasional Prosedur (SOP) nya.

“Yang diremajakan harus benar-benar sawit, tidak bisa kebun karet, kopi, atau lahan kosong. Apalagi di atas lahan HPT, HGU, atau hutan lindung,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sawit yang akan diremajakan punya kriteria khusus, yaitu Sawit harus berumur lebih dari 25 tahun. Bisa juga sawit yang produktivitasnya rendah, misalnya panen TBS (kurang dari 10 ton per hektar/tahun) pada umur minimal 7 tahun. Benih tidak unggul dan tidak bersertifikat ini akan menghasilkan buah dura dan pisifera. Kalau yang ini umur 2 tahun, bisa diajukan PSR. Lahan sebaiknya bersertifikat atau bisa SKT. Kriteria itu terpenuhi baru bisa diajukan PSR.

“Program replanting di Provinsi Bengkulu yang sudah berjalan dari tahun 2018 hingga sekarang, kami katakan belum berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, mengatakan pihaknya sudah menerima perwakilan Apkasindo untuk hearing.

“Kami menerima hearing Asosiasi Petani Sawit Indonesia Provinsi Bengkulu yang mengeluh dan melaporkan permasalahan perusahaan yang tidak patuh pada penetapan harga TBS,” ucapnya.

Ditambahkan Usin, hearing tersebut juga membahas dugaan penyelewengan bantuan hibah program Replanting kebun sawit.

“Dan permasalahan dugaan penyelewengan bantuan hibah program Replanting kebun sawit rakyat di Provinsi Bengkulu,” tutup politisi Partai Hanura ini. (ADV)

Terbaru

Seluma Berbudaya dan Beragama, TP-PKK Kabupaten Seluma Gelar Yasinan Bulanan

SELUMA - Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Seluma, menggelar kegiatan yasinan sebagai rutinitas Bulanan. Tujuan kegiatan yasinan yang digelar satu kali setiap bulan ini, adalah untuk mempererat silahturrahmi, selain itu sebagai bentuk...

Bingung Pilih Mobil, Simak Penjelasan Marketing Senior Agung Toyota Bengkulu

SELUMA - Toyota merupakan produsen industri otomotif terbesar yang ada di dunia saat ini. Hal ini karena Toyota Memiliki banyak keunggulan, sehingga produsen ternama ini selalu menonjol di pasaran, terutama untuk dunia otomotif. Hal...

Lowongan Pekerjaan Agung Toyota Seluma

Peluang Berkarir Bagi anda Yang Berjiwa Muda dan Menyukai Tantangan !! Perusahaan Otomotif Agung Toyota Bengkulu, Seluma Membuka Lowongan Pekerjaan "Sales Executive PRIA & WANITA" Dengan Syarat Sebagai Berikut : -Pria/Wanita minimal 21 Tahun & max Usia 28...

Related Articles

Bingung Pilih Mobil, Simak Penjelasan Marketing Senior Agung Toyota Bengkulu

SELUMA - Toyota merupakan produsen industri otomotif terbesar yang ada di dunia saat ini. Hal ini karena Toyota Memiliki banyak keunggulan, sehingga produsen ternama ini selalu menonjol di pasaran, terutama untuk dunia otomotif. Hal...

Lowongan Pekerjaan Agung Toyota Seluma

Peluang Berkarir Bagi anda Yang Berjiwa Muda dan Menyukai Tantangan !! Perusahaan Otomotif Agung Toyota Bengkulu, Seluma Membuka Lowongan Pekerjaan "Sales Executive PRIA & WANITA" Dengan Syarat Sebagai Berikut : -Pria/Wanita minimal 21 Tahun & max Usia 28...

Ayo Vaksin Boster, Ini Tempatnya !!! Mari Lebaran Tanpa Corona

BENGKULU, - Jelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022, serbuan vaksinasi Polri kembali digelar. Kali ini Polri bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama RI menggelar vaksinasi...