Inspektorat Siap Bantu Kejari Ungkap Dugaan Korupsi DD Cawang

SELUMA – Inspektur Inspektorat Seluma Deddy Ramdhani menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Seluma terkait kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Cawang Kecamatan Lubuk Sandi.

“Kami siap berkolaborasi dengan kejari terkait dugaan penyelewengan DD di Desa Cawang ini,” tegasnya, Jumat, 9 April 2021.

Pada prinsipnya Inspektorat siap membantu bahkan melakukan audit terhadap pengelolaan DD dan ADD Cawang.

“Saat inikan prosesnya masih ditangani kejaksaan, jadi kita menunggu dulu, tapi pada prinsipnya kami siap membantu,” ujar Deddy.

Pihak kejari sendiri masih terus melakukan penyelidikan.

“Itu lagi LID sama kasi intel,” singkat Kasi Pidsus Ahmadi membalas pesan singkat awak media.

Sekadar mengingatkan, dugaan penyelewengan ADD dan DD tersebut dilaporkan Ketua BPD Cawang Doni Jayadi bersama sejumlah masyarakat. Dalam laporannya disebutkan dugaan beberapa pekerjaan yang tidak dilaksanakan atau fiktif.

Bahkan Doni mengungkapkan, dalam sebuah rapat Kades Cawang pernah memaparkan rincian pengeluaran keuangan, selain ke jaksa senilai Rp 4 juta disebutkan juga ada aliran uang ke Inspektorat Rp 5 juta dan pihak lainnya. Rapat dimaksud adalah rapat BPD mempertanyakan realisasi anggaran.

“Itu keterangan kades, bahwa salah satunya pengeluaran keuangan yang kami pertanyakan itu ada diberikan untuk jaksa senilai 4 juta, inspektorat 5 juta, dan lainnya. Di situ kan tertulis, itu kades sendiri yang menulis tanpa ada yang menyuruh. Kalau maksudnya untuk jaksa dan untuk inspektorat itu apa kami tidak tahu, yang jelas kades saat itu ngomong sama kami kalian pikir saya sendiri yang makan uang itu, itu semua saya rincikan, bukan saya sendiri yang memakan,” ujar Doni saat melapor Kades Cawang beberapa waktu lalu.

Namun laporan tersebut dibantah Kades Cawang Sahari.

“Yang dilaporkan BPD itu tidak benar dan tidak sama dengan realisasi yang ada di lapangan, seperti MCK dan pelapis tebing itu tidak fiktif yang ada dialihkan ke Covid dengan anggaran senilai 300 juta,” ujarnya.

Ia juga memberikan penjelasan terkait penyebutan aliran dana yang disetorkan ke jaksa dan Inspektorat. Dia berdalih bahwa pada saat itu dirinya salah dalam pengucapan.

“Itu salah, sebenarnya waktu itu salah pengucapan, yang 4 juta itu bukan jaksa tapi jasa, jasa operator. Dan inspektorat itu investor yakni Rudi,” kata Sahari.

Tapi Sahari membenarkan ada aliran dana untuk dua media online, berupa pembayaran iklan untuk dua media online. (Bencool/Tomi)

Terbaru

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...

Related Articles

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...