Kontribusi Pelindo Terhadap PAD Kota Bengkulu Disorot Dewan

BENGKULU – PT Pelindo II Cabang Bengkulu dinilai tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu Marliadi mengatakan, Pelindo tidak mengikuti aturan dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Akibatnya terjadi potential loss dari sektor pajak parkir, PBB serta retribusi bongkar muat.

“Sekarang kita minta kontribusi Pelindo bagi PAD Kota Bengkulu. Karena mau tidak mau, suka tidak suka, Pelindo berada di atas tanah Kota Bengkulu. Pelindo harus punya tanggung jawab sosial bagi masyarakat Kota Bengkulu,” kata Marliadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi bersama Pelindo dan Lanal Bengkulu, Selasa, 30 Maret 2021.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bengkulu Kusmito Gunawan menyoroti dana CSR Pelindo.

“Penting untuk diketahui, apakah Pelindo ini pernah mengeluarkan dana CSR-nya? Karena walaupun Pelindo berorientasi bisnis, jangan lupakan bahwa setiap perusahaan punya tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut, DGM HPI Pelindo Oka Suharsono mengaku siap memberikan kontribusi yang lebih lagi bagi PAD Kota Bengkulu. Dengan catatan selama ada regulasi yang jelas sebagai payung hukumnya. Pihaknya juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk menghitung ulang NJOP PBB serta pajak parkir.

“Berapapun NJOP-nya kami siap. Intinya apapun itu, selama ada regulasi serta kepastian hukumnya, kami bersedia ikut aturan main di Kota Bengkulu. Kami janji akan memberikan kontribusi lebih bagi PAD Kota Bengkulu,” ujar Oka. (ADV)

Terbaru

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...

Related Articles

Raperda Narkotika, DPRD Gelar Paripurna Jawaban Gubernur Terhadap Pandangan Umum Fraksi

BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu atas Raperda tentang Pencegahan dan Penyalahgunaan Serta Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Prekusor Narkotika, di Ruang Rapat Paripurna DPRD...

Gelombang Tinggi Picu Abrasi

BENGKULU - Diungkapkan Kepala Seksi Program Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Yumi lestari bahwa penyebab abrasi yang terjadi karena gelombang atau arus laut yang tinggi. Ombak di Bengkulu memang karakteristik dari...

RUPS Luar Biasa, Rohidin Tegaskan Bank Bengkulu Butuh Manajemen Lebih Terbuka, Ekspansif, dan Progresif

BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadir dan pimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu/ Bank Bengkulu (BB) Tahun 2021, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu,...