Pemerintah Diminta Masukkan Wartawan di Kelompok Tahap I Penerima Vaksin

JAKARTA – Kalangan media berharap pemerintah bersedia menempatkan insan media, terutama wartawan yang bertugas di garis depan, di dalam kelompok penerima vaksin Covid-19 tahap satu atau tahap dua yang diberikan antara bulan Januari sampai April 2021.

Dalam menjalankan tugas dan kewajiban di lapangan, seperti yang diatur UU 40/1999 tentang Pers, wartawan memiliki kemungkinan terpapar SARS Cov-2 atau virus corona baru yang menyebabkan Covid-19.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa ketika berbicara di Kantor JMSI di Jalan Pondok Kelapa Raya, Jakarta Timur, Selasa siang, 19 Januari 2021.

Teguh mengutip keputusan Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PPP) yang telah menerbitkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Dalam petunjuk teknis bernomor HK.02.02/4/1/2021 yang ditandatangani Dirjen PPP Muhammad Budi Hidayat tanggal 2 Januari lalu disebutkan bahwa vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dalam empat tahap.

Tahap pertama dilaksanakan dari bulan Januari sampai April 2021 dengan sasaran tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Lalu tahap kedua juga dilaksanakan antara Januari sampai April 2021, dengan sasaran petugas pelayanan publik yaitu TNI dan Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sasaran lain dalam tahap kedua ini adalah kelompok usia lanjut atau lebih dari 60 tahun. Adapun tahap ketiga akan diberikan akan dilaksanakan dari April 2021 sampai Maret 2022 dengan sasaran masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Lalu tahap keempat juga direncanakan dilaksanakan pada April 2021 sampai Maret 2022 dengan sasaran masyarakat dan pelaku perekonomian lain dengan pendekatan kluster sesuai ketersediaan vaksin.

“Kami tidak bermaksud meminta keistimewaan. Namun merujuk pada pekerjaan yang dilakukan wartawan dalam melayani kebutuhan informasi masyarakat, tidak berlebihan rasanya bila wartawan dimasukkan ke dalam kelompok sasaran vaksinasi tahap pertama atau tahap kedua,” kata Teguh.

“Kami telah meminta dan terus mengingatkan anggota kami untuk memberikan perhatian serius pada protokol kesehatan wartawan yang bertugas di lapangan. Namun tidak dapat dipungkiri, tetap ada kemungkinan wartawan di lapangan terpapar virus mematikan ini,” ujarnya.

Teguh mencontohkan kasus peliputan pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu. Terdorong oleh rasa tanggung jawab memberitakan peristiwa itu, sulit dihindari wartawan dalam jumlah yang banyak berkumpul di satu tempat.

JMSI adalah organisasi yang menaungi perusahaan media massa berbasis internet di Indonesia. Organisasi yang berdiri di bulan Februari 2020 ini telah memiliki cabang di 29 provinsi di Indonesia dengan lebih dari 500 perusahaan media yang menjadi anggota.

Pernyataan Teguh disampaikan di sela menerima tim dari Dewan Pers yang berkunjung ke kantor Pengurus Pusat JMSI untuk melakukan verifikasi faktual terhadap organisasi itu.

Tim Verifikasi Dewan Pers dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Ahmad Djauhar, Kepala Bidang Pendataan dan Verifikasi Dewan Pers Rita Sitorus, serta Staf Kesekretariatan Dewan Pers Uci Sri Lestari dan Baskoro.

Sementara dari JMSI juga hadir Bendahara Dede Zaki Mubarok, Ketua Bidang Pengembangan ICT Zulfikar Rachman, Ketua Bidang Koordinasi Program Yayan Sopyan Alhadi, dan Kepala Kesekretariatan Ari Rahman. Verifikasi faktual ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (JMSI)

Terbaru

Seluma Beragama, Erwin Bagikan Al-qur’an

SELUMA - Untuk mendukung program Seluma Beragama dan Berbudaya, Pemerintah Kabupaten Seluma membagikan 100 Al-Qur’an untuk 12 pondok pesantren dan penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Seluma. Bupati Seluma Erwin Octavian mengatakan kegiatan pembagian Al-Quran untuk pondok...

Dalam Bulan ini, Bedah Rumah Korban Kebakaran di BP II Ditargetkan Rampung

SELUMA - Rumah Warga Desa Bukit Peninjauan (BP) II Kecamatan Sukaraja ditargetkan rampung dalam bulan ini juga (September 2022). Ibu Leha (65) dan Pak Asep (36) merupakan korban kebakaran yang menghabiskan kediaman tempat salah satunya...

Kumpulkan Camat, Erwin Minta Tanggap Bencana

SELUMA - Hujan yang menguyur Kabupaten Seluma selama kurang lebih 12 jam mengakibatkan beberapa Daerah di Kabupaten Seluma terdampak banjir dan tanah longsor. Untuk itu Bupati Seluma Erwin Octavian memerintahkan Camat Se-kabupaten Seluma dan Dinas...

Related Articles

Dukung Seluma Alap, JMSI dan Pemuda Alap Komitmen Ramaikan Taman Wisata Kota

SELUMA - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Seluma berkomitmen untuk menjadikan Taman Wisata Kota (TWK) sebagai pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kabupaten Seluma. "Sebagai ketua pengelola UMKM TWK, kami berkomitmen untuk...

JMSI Ranah Minang Dikukuhkan, Beri Penghargaan Kepada Tujuh Tokoh Milenial Inspiratif

PADANG - Sekjen JMSI Mahmud Marhaba melantik dan mengukuhkan JMSI Sumatera Barat yang diketuai oleh Syahrial Azis, Rabu, 27 Januari 2021 bertempat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat. Sedangkan Ketum JMSI Teguh Santosa hadir secara...

Usul Vaksinasi Wartawan Diteruskan ke Kemenkes

JAKARTA - Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan akan meneruskan usul agar wartawan yang berada di garis depan dimasukkan ke dalam kelompok sasaran prioritas penerima vaksin Covid-19. Menurut Wakil Ketua Komisi IX Emanuel...