Percepat Pemulihan Ekonomi, BSU Dikucurkan Pemerintah Kembali

JAKARTA, bencool.id  –  Dalam rangka upaya memberikan pelindungan untuk para pekerja/buruh, serta untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, Pemerintah segera mengucurkan kembali Bantuan berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) bagi pekerja/buruh di tahun 2022 ini.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa tren kasus positif maupun angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia telah mengalami penurunan secara signifikan. Meski begitu, dampak ekonomi dari pandemi masih terasa.

Ditambah lagi, adanya konflik antara Rusia dan Ukraina, serta dinamika politik global tidak dapat dipungkiri sangat berdampak dalam upaya menekan laju pemulihan ekonomi global serta berimbas pada inflasi global. Kenaikan harga-harga komoditas dan energi tentu memberikan tekanan bagi pemulihan ekonomi nasional. Di mana hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi ketenagakerjaan.

“Oleh karena itu, tujuan dari BSU ini selain melindungi dan mempertahankan kemampuan ekonomi pekerja/buruh, juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga mengungkit pertumbuhan ekonomi,” kata Menaker melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (6/4/2022).

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengelola BSU pada 2020 dan 2021 dengan beberapa ketentuan kriteria penerima dan jumlah bantuan yang diberikan. BSU 2020 difokuskan pada pekerja/buruh yang memiliki upah di bawah Rp5 juta. Pada 2021, BSU menyasar pekerja/buruh yang terdampak kebijakan PPKM level 3 dan 4, serta memiliki upah di bawah Rp3,5 juta, atau jika daerah tersebut upah minimum nya lebih dari Rp3,5 juta maka menggunakan batasan upah minimum yang berlaku.

Adapun di tahun 2022 ini, jelas Menaker, kriteria penerima BSU sementara didesain untuk pekerja/buruh yang memiliki upah di bawah Rp3,5 juta. Basis data penerima BSU juga masih menggunakan data pekerja/buruh peserta BPJS Kenagakerjaan.

“Pemerintah mengalokasikan anggaran BSU 2022 sebesar Rp8,8 triliun dengan alokasi bantuan per penerima sebesar Rp1 juta. Adapun rincian terhadap kriteria dan mekanisme BSU 2022 ini sedang digodok oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Saat ini, Kemnaker setidaknya tengah mempersiapakan seluruh instrumen kebijakan pelaksanaan BSU 2022. Hal ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa program ini dapat dijalankan dengan cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

Menaker menjelaskan, cepat dimaksudkan agar BSU dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh. Tepat bermakna sesuai dengan sasaran penerima, serta sesuai dengan persyaratan dan ketentuan.

“Sedangkan akurat didasarkan pada data yang bisa dipertanggungjawabkan, dan akuntabel sesuai dengan tata kelola yang benar,” katanya.

Selain itu, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan beberapa hal antara lain merampungkan regulasi teknis BSU 2020, mengajukan dan merevisi anggaran bersama Kemenkeu.

“Serta yang tidak kalah penting adalah mereviu data calon penerima BSU 2022 bersama BPJS Ketenagakerjaan, dan berkoordinasi dengan pihak Himbara selaku Bank Penyalur,” ujarnya.

(Biro Humas Kemnaker/ https://kemnaker.go.id)

Terbaru

Seluma Beragama, Erwin Bagikan Al-qur’an

SELUMA - Untuk mendukung program Seluma Beragama dan Berbudaya, Pemerintah Kabupaten Seluma membagikan 100 Al-Qur’an untuk 12 pondok pesantren dan penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Seluma. Bupati Seluma Erwin Octavian mengatakan kegiatan pembagian Al-Quran untuk pondok...

Dalam Bulan ini, Bedah Rumah Korban Kebakaran di BP II Ditargetkan Rampung

SELUMA - Rumah Warga Desa Bukit Peninjauan (BP) II Kecamatan Sukaraja ditargetkan rampung dalam bulan ini juga (September 2022). Ibu Leha (65) dan Pak Asep (36) merupakan korban kebakaran yang menghabiskan kediaman tempat salah satunya...

Kumpulkan Camat, Erwin Minta Tanggap Bencana

SELUMA - Hujan yang menguyur Kabupaten Seluma selama kurang lebih 12 jam mengakibatkan beberapa Daerah di Kabupaten Seluma terdampak banjir dan tanah longsor. Untuk itu Bupati Seluma Erwin Octavian memerintahkan Camat Se-kabupaten Seluma dan Dinas...

Related Articles

Di Tetapkan Tersangka, Ketua HIPMI DPO

SELUMA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang juga bendahara PBNU, Mardani H Maming masuk dalam daftar pencairan orang (DPO). Penetapan ini setelah sebelumnya KPK menetapkan Ketua...

Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 8 12/256 GB

Untuk menunjang berbagai aktifitas, smartphone oppo reno 8 menjadi salah satu yang terbaik. Dengan spesifikasi yang tinggi, dan design yang elegant tetapi memiliki harga yang terjangkau. Sehingga sangat cocok digunakan untuk beraktivitas. Berikut Oppo...

Aliansi Mahasiswa Demonstrasi di kantor DPRD Provinsi Bengkulu 

BENGKULU, - Aksi demonstrasi secara serentak digelar seluruh elemen mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali Provinsi Bengkulu. Mahasiswa dari berbagai kampus di Bengkulu mengepung kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin 11 April 2022. Aksi...