Saksi Kasus Korupsi DD Kayu Elang Kembalikan Uang 74 Juta

SELUMA – Kejari Seluma menitipkan Barang Bukti (BB) yang diperoleh dari sejumlah saksi senilai Rp 74 juta, dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Kayu Elang Kecamatan Semidang Alas yang menyeret mantan Kades Rigun, Sekdes Yan Suryana, dan Bendahara Efran Edianto menjadi tersangka.

“Kita baru saja melakukan penitipan uang terkait BB dugaan tindak pidana korupsi pada DD Kayu Elang dengan nominal total 74 juta,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Seluma A Ghufroni, Kamis, 13 Januari 2021.

“Untuk tersangkanya ada tiga, cuma sumber uang itu dari beberapa saksi yang menitipkan uang, proses dari pengelolaan keuangan DD di Desa Kayu Elang,” sambungnya.

Sementara penyelamatan kerugian negara dari tiga tersangka belum dilakukan, namun penyidik sudah berupaya. Kendati demikian, pengembalian kerugian negara tidak akan menghapus perbuatan melawan hukum.

“Untuk nilai kerugian itu masih banyak yang harus dikembalikan, karena kerugian itu mencapai 300 juta, karena kita melakukan penindakan kasus korupsi untuk pemulihan keuangan negara. Tapi perlu diingat pengembalian kerugian negara tidak menghapus perbuatan melawan hukum,” tegas Ghufroni.

Dijelaskan lebih lanjut, penetapan ketiga tersangka berdasarkan gelar perkara yang dilakukan Polres Seluma. Yang merujuk pada hasil audit BPKP Provinsi Bengkulu, di mana ditemukan kerugian negara sebesar Rp 300 juta dalam pengelolaan DD Rp 1,7 Miliar pada tahun anggaran 2019.

Dalam prosesnya sebanyak 80 orang saksi sudah diperiksa.

“Berdasarkan hasil yang telah kita peroleh bahwa ada beberapa item yang diketahui dilakukan mark up, di antaranya pembangunan gedung PAUD, rabat beton, pembangunan jaringan internet, dan pembayaran gaji guru honorer maupun linmas,” demikian A Ghufroni. (Bencool/Tomi)

Terbaru

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...

Related Articles

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...