Tak Cairkan ADD Dua Desa, Dewan Sebut Pemkab Seluma ‘Kangkangi’ Kesepakatan

SELUMA – Sikap Tegas Pemkab Seluma yang menunda pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) Padang Kelapo dan Ujuang Padang dinilai telah mengingkari kesepakatan.

“Hasil rapat di ruang sekda Agustus 2020 lalu, jelas disepakati Pemkab Seluma bersedia mencairkan ADD dua desa ini. Kenapa sekarang bersikeras? Ini namanya mengangkangi kesepakatan dan aturan yang disepakati,” kata Wakil Ketua I DPRD Seluma Sugeng Zonrio.

Bahkan dirinya mengaku masih menyimpan hasil rapat, di mana ada kesepakatan ADD kedua desa dari Kecamatan Semidang Alas Maras tersebut akan dibayarkan pada bulan Desember 2020.

“Jangan jadikan dualisme perangkat desa sebagai alasan, karena ADD itu bukan hanya untuk gaji perangkat, di situ ada hak imam masjid, kader posyandu, dan lainnya. Jadi salah besar Pemkab Seluma menahan ADD ini,” ketus Sugeng.

Sementara itu, Pemkab Seluma tetap tak bergeming meski pihak kedua desa itu membawa perkara tak dicairkannya ADD ke ranah hukum. Bahkan pemkab siap membantah laporan tersebut dengan peraturan yang berlaku.

“Kita pemda kalau nanti kades mau melaporkan, kita pelajari dan akan kita bantah sesuai aturan yang ada,” kata Asisten I Setda Seluma Mirin Ajib.

Ditegaskannya bahwa perangkat desa yang baru diangkat kades tidak sah dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu, pihaknya juga akan mengkaji dasar hukum hak atas kedudukan hukum gugatan kedua kades tersebut.

“Pelantikan perangkat desa yang tidak sesuai aturan itu jadi dasar untuk menentukan legal standing pelaporan yang disampaikan kades,” ujar Mirin.

Bahkan menurutnya kedua kades itu telah melawan pemerintah. Karenanya pemkab tegas tidak akan mengeluarkan rekomendasi pencairan ADD.

“Rekomendasi tetap tidak akan kita keluarkan, mereka telah melawan pemda yang telah menegakkan aturan, dan mereka mengangkat perangkat yang tidak sah itu jadi dasar kita,” tegas Mirin.

Untuk diketahui, pada 25 Januari 2021 perkara ini sudah mulai disidangkan di pengadilan dengan pihak tergugat Bupati Seluma Bundra Jaya. (Bencool/Tomi)

Terbaru

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...

Related Articles

DL Harus Bermanfaat, Erwin Perjuangkan Pembangunan Gedung Obat ke Pusat

SELUMA - Dinas Luar (DL) harus bermanfaat seperti itulah ungkapan Bupati Seluma Erwin Octavian belum lama ini. Hal itu dibuktikan Erwin dalam DL minggu ini, dengan memperjuangkan mobil pelayanan KB dan pembangunan gudang obat...

Tabat Seluma-Bengkulu Selatan Segera Sidang?

SELUMA - Pasca pendaftaran ke PN Tais, Pemkab Seluma tengah menunggu penjadwalan sidang di Mahkamah Agung, terkait tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Pihak Seluma menggugat Permendagri Nomor 9 Tahun 2020...

Akhir Januari, Seluruh Bangunan Liar di Simpang Enam Tais Dibongkar

SELUMA - Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur dua Simpang Enam menuju jembatan layang akan kembali dilakukan, mengingat saat ini masih ada beberapa bangunan liar di lahan Pemkab Seluma yang belum dilakukan pembongkaran. Disampaikan Kabag...